You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puluhan Personel Gabungan Bersih bersih SMAN 99 Cibubur
photo Nurito - Beritajakarta.id

Petugas Gabungan Lakukan Penanganan Pascagenangan di SMAN 99

Puluhan personel gabungan dikerahkan untuk melakukan aksi bersih-bersih pascagenangan di SMA Negeri 99, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. 

"Semoga penanganan bisa segera tuntas"

Upaya percepatan penanganan juga dilakukan dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk menyemprot lumpur yang mengendap.

Genangan di Terminal Kampung Rambutan Berangsur Surut

Kasubag Tata Usaha SMA Negeri 99, Siti Dhirifngah mengatakan, genangan terjadi akibat luapan Kali Cipinang pada Sabtu (21/3) sekitar pukul 17.00 WIB dan berlangsung hingga dini hari. Ketinggian air sempat mencapai sekitar 1,5 meter.

"Air masuk di enam ruang kelas serta sejumlah fasilitas lain seperti ruang guru, ruang kepala sekolah, tata usaha, laboratorium komputer, perpustakaan, masjid, dan gudang," ujarnya, Senin (23/3).

Siti menjelaskan, akibat kejadian tersebut, sebagian besar peralatan elektronik dan dokumen penting sekolah mengalami kerusakan parah. 

"Untuk meja dan kursi masih memungkinkan untuk dibersihkan dan digunakan kembali," terangnya.

Ia menuturkan, sejak terjadi genangan segera dilakukan koordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan untuk mempercepat penanganan.

"Sejak hari Minggu petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum bersama jajaran Gulkarmat telah mulai melakukan pembersihan," ungkapnya.

Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kelurahan Cibubur, Heru Kristianto menyampaikan, sebanyak 18 anggota Pasukan Oranye dikerahkan untuk membantu proses pembersihan di SMAN 99.

"Mereka fokus membersihkan ruangan serta mengeluarkan barang-barang yang terendam agar bisa segera ditangani. Semoga penanganan bisa segera tuntas," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Sektor Gulkarmat Kecamatan Ciracas, Sunaryo memaparkan, sebanyak dua unit mobil pompa berkapasitas 2.500 meter kubik beserta 11 personel dikerahkan untuk mempercepat pembersihan lumpur.

"Kami bergerak cepat karena jika lumpur sudah mengering akan semakin sulit dibersihkan. Selagi masih basah, langsung kami semprot dan dorong ke aliran Kali Cipinang yang berada tidak jauh dari lokasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

    access_time28-07-2026 remove_red_eye9278 personAnita Karyati
  2. 14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

    access_time28-07-2026 remove_red_eye3663 personNurito
  3. Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

    access_time31-07-2026 remove_red_eye3235 personNurito
  4. MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

    access_time29-07-2026 remove_red_eye1951 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

    access_time31-07-2026 remove_red_eye1520 personAnita Karyati